Dharma Santi Nyepi dan HUT ke-57 PGSDT Digelar Meriah di Puspem Badung
Konten Berita
Bali, 24 April 2026 – Para Gotra Santana Dalem Tarukan (PGSDT) menggelar rangkaian acara Dharma Santi Nyepi Tahun Caka 1948 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan meriah, dihadiri oleh pengurus pusat, anggota pasemetonan, serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan.
Acara diawali dengan registrasi peserta dan undangan, dilanjutkan dengan penayangan video selayang pandang perjalanan PGSDT sejak tahun 1969 hingga 2026, serta dokumentasi kegiatan bhakti sosial yang telah dilaksanakan. Momentum ini menjadi pengingat akan perjalanan panjang organisasi dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual.
Selanjutnya, acara diisi dengan Dharmawacana oleh Sabha Wiku PGSDT sebagai bentuk penguatan sradha dan bhakti umat. Prosesi penyambutan tamu VVIP berlangsung dengan penuh penghormatan, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama.
Rangkaian acara berlanjut dengan pembacaan sloka, laporan Ketua Umum PGSDT, serta sambutan dari Bupati Badung dan Gubernur Bali. Dalam sambutannya, para tokoh menyampaikan apresiasi atas kontribusi PGSDT dalam menjaga persatuan pasemetonan serta pelestarian budaya Bali.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan PGSDT yang telah mencapai usia ke-57 tahun. Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan penampilan seni dari sekaa kesenian PGSDT yang menampilkan kekayaan budaya Bali.
Acara ditutup dengan ramah tamah yang menjadi ajang mempererat kebersamaan antar anggota dan undangan yang hadir.
Kegiatan seperti ini dinilai penting sebagai sarana memperkuat hubungan pasemetonan serta menjaga warisan budaya dan spiritual Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Hal ini sejalan dengan berbagai kegiatan PGSDT sebelumnya yang juga menekankan pentingnya menjaga tradisi dan mempererat persaudaraan antar anggota.